Isnainy Muji S.

Selasa, 30 September 2014

Konyol

Tari barong konyol

Malam datang
Lampu  kuning terang
Alunan gendhing nyaring

Barong nongol
Sorak ramai
Lakon datang dan pergi silih berganti

Waktu berjalan
Riuh tepuk tangan penonton
Membuka pikiran yang monoton

Terima kasih, lakon konyol
Diposting oleh Isnainy Muji S. di 08.02
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda
Langganan: Posting Komentar (Atom)

Arsip Blog

  • ►  2026 (19)
    • ►  Februari (19)
  • ►  2020 (4)
    • ►  Agustus (4)
  • ►  2015 (1)
    • ►  Januari (1)
  • ▼  2014 (24)
    • ►  Desember (4)
    • ►  Oktober (2)
    • ▼  September (17)
      • teks drama
      • cabe rawit basmi reumatik
      • cerpen
      • bye
      • Konyol
      • bul bul bul
      • Harmoni bukan merk sabun mandi
      • Tombak tempur Brajasandi Bangunan hitam tinggi...
      • Puisi
      • Judulnya Makrab gagal
      • Puisi inspirasi dari "tinggi"
      • Puisi
      • Puisi tentang Bali
      • Feature Kuliner "Petis Jagung" Khas Juwana, Pati
      • “Sebaiknya sih disudahi saja, mumpung belum terla...
      • Ayahku, Inspiratorku.
      • Coretan Unyu
    • ►  Januari (1)

Mengenai Saya

Isnainy Muji S.
Lihat profil lengkapku
Isnainy Muji S.. Tema Kelembutan. Diberdayakan oleh Blogger.